BolPoint.wordpress.com

October 9, 2018

CETAK DATA SECARA LANGSUNG KE PRINTER DENGAN PHP

Filed under: Pemprograman PHP — bolpoint @ 12:39 am

Ketika kita ingin mencetak data dengan php biasanya kita akan mencetak teks dalam bentuk PDF yang dimuat dalam browser lalu diprint atau menggunakan javascript print window. masalah terpecahkan memang tapi ada kalanya customer minta agar proses cetak data bisa dilakukan secara langsung atau direct print istilah nya seperti aplikasi penjualan yang dibuat dengan visual basic atau java misalnya.

sebenarnya PHP juga support untuk fitur direct print hanya saja kita butuh perjuangan agar fitur ini bisa digunakan jika kita menggunakan bahasa pemograman PHP.

Menginstall Extensi php_printer Di OS Windows
PHP sudah menyediakan extensi yang bernama php_printer untuk menyelesaikan masalah ini, hanya saja extension ini tidak terinstall secara otomatis ketika anda menginstall PHP baik secara terpisah atau menggunakan Xampp, jadi anda harus menginstallnya secara manual.

Untuk menginstall library ini, silahkan download library php_printer dan silahkan pilih file yang sesuai dengan versi PHP yang anda gunakan. jika sudah silahkan extract ke C:\xampp\php\ext.

Kemudian kita akan mendaftarkan extensi ini agar dikenali oleh PHP, cara nya silahkan buka file php.ini yang ada pada folder C:\xampp\php\ dan tambahkan script berikut ini :

Default

extension=php_printer.dll

extension=php_printer.dll
setelah itu jangan lupa lakukan save dan silahkan restart apache anda untuk mendapatkan perubahan, sekarang silahkan buka halaman phpinfo()

Seperti yang terlihat bahwa sekarang extension php_printer sudah terpasang dengan baik, langkah selanjutnya kita akan melakukan percobaan untuk print data secara langsung.

Script Cetak Data Secara Langsung Dengan PHP
sekarang kita akan membuats cript untuk mencetak data langsng ke printer ketika file ini dibuka, silahkan buat sebuah file baru dengan nama cetak_langsung.php dan tulis script berikut ini :

anda bisa mendapatkan informasi printer pada settingan devices and printer pada control panel, silahkan sesuaikan dengan printer yang ingin anda gunakan ketika mencetak data.

selanjutnya silahkan buka web browser anda dan akses file tersebut, jika script yang anda tulis sudah benar maka seharusnya printer akan langsung mencetak data yang anda tulis tadi.

Menampilkan Daftar Printer Yang Terhubung Dengan Komputer
Sekarang misalnya dalam satu network jaringan memiliki beberapa printer yang akan digunakan misalnya ingin mencetak data ke printer devisi IT, Devisi Keuangan dan sebagainya. kalau tadi kita langsung menetapkan printer yang akan digunakan maka sekarang kita akan menampilkan daftar printer yang terhubung lalu menampilkan nya untuk dipilih ketika akan mencetak data. silahkan buat sebuah file baru dengan nama display_printer.php dan tulislah script berikut :

Menampilkan List Printer
https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/jquery/2.1.4/jquery.min.js

function cetak(){
var printer = $("#printer").val();
$.ajax({
url : "cetak_langsung.php",
type: "POST",
data : "nama_printer="+printer,
success: function(data, textStatus, jqXHR)
{
alert('Data Sudah DIcetak Ke Printer : '+printer)
}
});

}

Silahkan Pilih Printer :
<?php
$getprt = printer_list(PRINTER_ENUM_LOCAL);
$printers = serialize($getprt);
$printers = unserialize($printers);
//Menampilkan List Printer
echo '';
foreach ($printers as $PrintDest)
echo "" . explode(",", $PrintDest["DESCRIPTION"])[1] . "";
echo '';
?>

Cetak Data

jika sudah silahkan save untuk menyimpan perubahan, sekarang silahkan akses http://localhost/print/display_printer.php melalui web browser anda maka akan tampil seperti dibawah ini, untuk mencetak data anda bisa memilih list printer yang tersedia dan klik button cetak kemudia proses cetak data akan dilakukan secara direct dengan teknik ajax.

sumber: https://belajarphp.net/cetak-data-langsung-ke-printer-php/

March 9, 2018

Cara Mengatasi Privacy Error “Your Connection Is Not Private” Pada Google Chrome

Filed under: Coretan,Umum,Windows — bolpoint @ 2:55 am

Cara Mengatasi Privacy Error “Your Connection Is Not Private” Pada Google Chrome

jika anda mengalami error Privacy Error “Your Connection Is Not Private” Pada Google Chrome maka langkah-langkah yg harus anda lakukan adalah :

(Untuk melihat gambar secara full, klik kanan pada gambar kemudian klik “Open image in new tab”)

Laptop/PC :

Cara Pertama :

  1. Buka Tab “Setting”
  2. Kemudian Clear Cache Dan History
  3. Pada obliterate the following items from : Pilih “the beginning of time”
  4. Klik Clear Browsing Data
  5. Selesai

Cara Kedua :

  1. Ketik pada url chrome anda “chrome://net-internals”
  2. kemudian pada pojok kiri atas, klik “HSTS”
  3. pada bagian delete domain, ketik “likhaarni.tk” (tanpa petik,www/http/https)
  4. selesai

(more…)

March 5, 2018

Contoh Perhitungan PPh Badan untuk Peredaran Bruto Diatas Rp.4.800.000.000,- s/d Rp.50.000.000.000,-

Filed under: Pajak — bolpoint @ 1:49 pm

Contoh Perhitungan PPh Badan untuk Peredaran Bruto Diatas Rp.4.800.000.000,- s/d Rp.50.000.000.000,-

Contoh Perhitungan PPh Badan untuk Peredaran Bruto Diatas Rp. 4.800.000.000,- sampai dengan Rp. 50.000.000.000,- untuk Tahun Pajak 2016 :

Sejak Tanggal 1 Juli 2013 perhitungan Pajak Penghasilan PPh Badan bagi Wajib Pajak Badan yang mempunyai penghasilan yang termasuk kriteria objek pajak non final berdasarkan Pasal 4 ayat 1 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan dihitung dengan memperhatikan besarnya Peredaran Usaha Bruto Tahun Pajak sebelumnya.

Apabila sudah diketahui berapa besarnya Peredaran Usaha Bruto Tahun Pajak sebelumnya baru dilakukan perhitungan Pajak Penghasilan sebagai berikut :

  1. berdasarkan Pasal 17 dan 31E Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan atau;
  2. berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Tentang PPh Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana Cara dan Contoh Perhitungan Pajak PPh Badan Dengan Peredaran Bruto Diatas Rp.4.800.000.000,00  sampai dengan Rp.50.000.000.000,00 apabila :

  1. Peredaran Bruto PadaTahun Pajak sebelumnya  jumlahnyasampai dengan Rp. 4.800.000.000,00.
  2. Peredaran Bruto PadaTahun Pajak sebelumnya  jumlahnya lebih dari Rp. 4.800.000.000,00.

(more…)

January 23, 2018

Cara Install Lampp Xampp di Centos atau ClearOS 7.3

Filed under: Linux — bolpoint @ 8:32 am

1. #wget https://www.apachefriends.org/xampp-files/5.6.33/xampp-linux-x64-5.6.33-0-installer.run
2. #chmod +x xampp-linux-x64-5.6.33-0-installer.run
3.#./xampp-linux-x64-5.6.33-0-installer.run
4.#sudo ln -s /opt/lampp/bin/lampp /usr/bin/lampp
5.#lampp start

6.#lampp security

7. Daftar Perintah Lampp

/opt/lampp/lampp start       -> Start server
/opt/lampp/lampp stop          -> Stop server
rm -rf /opt/lampp                   -> Remove software
# Other commands [ always after /opt/lampp/lampp ]
start                    Starts XAMPP.
stop                       Stops XAMPP.
restart                      Stops and starts XAMPP.
startapache                        Starts only the Apache.
startssl                           Starts the Apache SSL support. This command activates the SSL support permanently, e.g. if you restarts XAMPP in the future SSL will stay activated.
startmysql                 Starts only the MySQL database.
startftp                   Starts the ProFTPD server. Via FTP you can upload files for your web server (user “nobody”, password “lampp”). This command activates the ProFTPD permanently, e.g. if you restarts XAMPP in the future FTP will stay activated.
stopapache                    Stops the Apache.
stopssl                            Stops the Apache SSL support. This command deactivates the SSL support permanently, e.g. if you restarts XAMPP in the future SSL will stay deactivated.
stopmysql                         Stops the MySQL database.
stopftp                        Stops the ProFTPD server. This command deactivates the ProFTPD permanently, e.g. if you restarts XAMPP in the future FTP will stay deactivated.
security Starts a small security check programm.

# File & directory

/opt/lampp/bin/ The XAMPP commands home. /opt/lampp/bin/mysql calls for example the MySQL monitor.
/opt/lampp/htdocs/ The Apache DocumentRoot directory.
/opt/lampp/etc/httpd.conf The Apache configuration file.
/opt/lampp/etc/my.cnf The MySQL configuration file.
/opt/lampp/etc/php.ini The PHP configuration file.
/opt/lampp/etc/proftpd.conf The ProFTPD configuration file. (since 0.9.5)
/opt/lampp/phpmyadmin/config.inc.php The phpMyAdmin configuration file.

8. Auto Start lampp xampp centos

  1. Sunting berkas rc.local yang ada di dalam direktori /etc. Gunakan aplikasi penyunting paforit Anda. Apakah itu vi, nano, gedit, dslb.;
  2. Pada bagian akhir berkas, masukkan: /opt/lamp/lampp start
  3. Sebelum menyimpan hasil suntingan, perhatikan kalimat ini di dalam berkas rc.local, “please note that you must run chmod +x /etc/rc.d/rc.local to ensure that this script will be executed during boot“;
  4. Iya, jadikan perhatian. Karena langkah berikutnya, simpan berkas rc.local yang sudah disunting tadi;
  5. Masuk ke dalam direktori /etc/rc.d, lalu ubah hak akses berkas rc.local. Masih ingat sama yang harus diperhatikan tadi, di nomor 3? Iya, itu maksudnya dari yang harus diperhatikan;
  6. Setelah mengubah hak akses, untuk mencobanya, silahkan mula-ulang sistem operasi Anda;
  7. Masuk ke dalam sistem operasi Anda, buka terminal, dan masukkan perintah ini untuk memeriksa apakah XAMPP sudah berjalan seperti yang Anda inginkan: /opt/lampp/lampp status;

 

Terimakasih – Semoga bermanfaat
(more…)

January 11, 2018

Copy file pada dua server dengan SSH, menggunakan perintah SCP

Filed under: Coretan,Linux — bolpoint @ 11:53 am

Jika kita mempunyai dua server linux dan ingin meng copy file dari server 1 ke server 2

  1. login ke server1 dengan putty dengan port ssh 22
  2. gunakan perintah

scp root@server2.com:/home/logo.png /home/

3. jika ada perintah Yes or no ketik yes

4. masukkan password root server2

5. jika kita akan mengcopy direktori dan isinya gunakan perintah

scp -r root@server2.com:/home/direktori /home/

Terimakasih

+++++++++++++++++++++++++++

(more…)

December 18, 2017

Semarang – Cara Mudah Membuat Laporan TP Doc Sesuai PMK 2013/2016 Dan OECD TP Guidlines 2017

Filed under: Pajak — bolpoint @ 4:27 am

[Semarang] Cara Mudah Membuat Laporan TP Doc Sesuai PMK 2013/2016 Dan OECD TP Guidlines 2017

Senin s.d Selasa, 15-16 Januari 2018 | Pukul 08:00 s.d 16:00 WIB

Instruktur: Prianto Budi S., Ak., CA., MBA
Dirut PT Pratama Indomitra Konsultan yang juga merupakan Ketua Bidang PPL Pengurus Pusat IKPI

Biaya Investasi: Rp 2.500.000 / peserta

Download brosur di sini.

[Semarang] Cara Mudah Membuat Laporan TP Doc Sesuai PMK 2013/2016 Dan OECD TP Guidlines 2017

Info : Jujukwahyudi

HP/WA: O856273OO21 (more…)

Fungsi strpbrk() pada Pemprograman PHP

Filed under: Pemprograman PHP — bolpoint @ 4:13 am

Fungsi strpbrk() pada Pemprograman PHP dapat di jelaskan dengan contoh sebagai berikut :

Contoh
Cari string untuk karakter “oe”, dan kembalikan sisa string dari tempat ia menemukan kejadian pertama dari karakter yang ditentukan:

<? php
echo strpbrk (“Halo dunia!”, “oe”);
?>

Definisi dan Penggunaan
Fungsi strpbrk () mencari string untuk karakter yang ditentukan.

Catatan: Fungsi ini case-sensitive.

Fungsi ini mengembalikan sisa string dari tempat ia menemukan kejadian pertama dari karakter tertentu, jika tidak ia mengembalikan FALSE.

Sintaksis
strpbrk (string, charlist)

Deskripsi Parameter
string yang dibutuhkan Menentukan string untuk dicari
charlist disyaratkan Menentukan karakter yang akan ditemukan
Rincian Teknis
Return Value: Mengembalikan string mulai dari karakter yang ditemukan, jika tidak mengembalikan FALSE
Versi PHP: 5+
Lebih banyak contoh
Contoh 1
Fungsi ini case-sensitive (“W” dan “w” tidak akan menghasilkan output yang sama):

<? php
echo strpbrk (“Halo dunia!”, “W”);
echo “<br>”;
echo strpbrk (“Halo dunia!”, “w”);
?>

###############################

Konsultan IT,  Pajak dan Manajemen (more…)

December 8, 2017

OpenVPN pada ClearOS 7

Filed under: Linux — bolpoint @ 3:53 am

OpenVPN

Server OpenVPN adalah cara aman dan hemat biaya untuk menyediakan akses VPN pejuang jalanan ke sumber daya di jaringan. Berbeda dengan server VPN PPTP , OpenVPN lebih kuat dalam melewati firewall dan gateway lain.

Klien OpenVPN tersedia tanpa biaya dan tersedia untuk hampir semua OS (Windows, Mac, GNU / Linux, Android) dan faktor bentuk (PC, Smartphone).

Instalasi

Jika sistem Anda tidak memiliki aplikasi ini, Anda dapat menginstalnya melalui Marketplace .

Setelah terinstal, Anda bisa menemukan fitur ini di sistem menu di lokasi berikut:

Jaringan | VPN | OpenVPN

Konfigurasi

Mengkonfigurasi Server

Informasi Sertifikat Keamanan

Sebelum Anda dapat mengkonfigurasi OpenVPN, Anda mungkin diarahkan ke halaman konfigurasi Certificate Manager di alat administrasi berbasis web. Informasi diperlukan untuk membuat sertifikat keamanan yang diperlukan yang digunakan dalam OpenVPN.

Konfigurasi otomatis

Aplikasi OpenVPN memiliki fitur konfigurasi otomatis yang memilih pengaturan default berdasarkan konfigurasi server Anda. Ini juga akan memperbaruinya jika Anda melakukan modifikasi pada server Anda (misalnya mengganti subnet LAN ).

Kecuali Anda adalah pengguna tingkat lanjut, fitur ini harus dibiarkan diaktifkan. Untuk menonaktifkan fitur, klik Disable Auto Configuration dalam dialog informasi.

Pengaturan – Konfigurasi Otomatis Diaktifkan

Domain Internet

Bidang Domain Internet terisi secara otomatis menggunakan Domain Default server, ditetapkan di aplikasi Setelan IP . Entri lapangan ini harus menjadi nama host yang tersedia untuk umum yang akan digunakan pengguna VPN dalam konfigurasinya sebagai nama host VPN untuk disambungkan.

DNS Server

Server DNS digunakan saat terhubung melalui VPN. Pengaturan ini dapat berguna jika mengakses alamat host / hostname lokal (misalnya hp-laserjet.lan). Seperti domain Internet, bidang ini diisi dari setelan server DNS di aplikasi Setelan IP .

WINS Server

Windows Internet Name Service (WINS) adalah layanan resolusi nama NetBIOS yang memungkinkan komputer klien mendaftarkan nama NetBIOS dan alamat IP mereka ke database terdistribusi dinamis dan untuk menyelesaikan nama sumber jaringan NetBIOS ke alamat IP mereka. Jika Anda memiliki server Microsoft [TM] (atau server lain yang menjalankan Samba) pada LAN yang menyediakan WINS, Anda ingin mengganti pengaturan konfigurasi otomatis dan menyetelnya ke IP server yang menyediakan layanan ini.

Jika Anda menjalankan Samba secara lokal, pengaturan konfigurasi otomatis baik-baik saja. Jika Anda tidak menjalankan server Samba atau MS WINS di manapun di jaringan, pengaturan ini tidak relevan dan dapat diabaikan dengan aman.

Bergantung pada konfigurasi jaringan Anda, Anda mungkin perlu menentukan pengaturan WINS dalam konfigurasi klien VPN.

Mengelola Akun Pengguna

Pengguna harus dikonfigurasi dengan akses OpenVPN dan Security Certificate . Untuk mengelola pengguna:

  • Buka halaman Users di alat administrasi berbasis web
  • Edit pengguna yang dipilih
  • Pastikan Pengguna OpenVPN User dan Security Certificates diaktifkan

Jika Anda menggunakan Active Directory Connector, pengguna AD yang dipilih harus menjadi anggota grup openvpn_plugin dan user_certificates_plugin. Lihat dokumentasi Active Directory Connector untuk rinciannya.

Mengkonfigurasi Klien

Microsoft Windows [tm]

Untuk mengkonfigurasi klien Windows OpenVPN, pertama-tama Anda harus menginstal Microsoft .Net framework (versi minimum 3.5). Anda bisa mendownloadnya disini .

Pastikan Anda telah menginstal framework .NET sebelum memulai instalasi klien OpenVPN.

Dengan menggunakan alat administrasi berbasis web, logout (jika ada) sebagai root setelah pengaturan dasar dan konfigurasi pengguna sebagaimana diuraikan di atas telah tercapai.

Login sebagai akun pengguna warrior jalan yang memiliki akses ke jaringan via OpenVPN.

User Login

Di bawah Account Saya , pilih pada User Certificates .

User Certificates

Pilih Windows sebagai klien Anda dan klik tombol Download di utilitas unduhan File Konfigurasi OpenVPN.

Download file berikut ke dalam direktori yang sama seperti file konfigurasi OpenVPN di atas:

  1. Sertifikat
  2. Otoritas Sertifikat
  3. Kunci pribadi

Download dan instal perangkat lunak klien OpenVPN dari halaman download OpenVPN . Saat unduhan selesai, klik dua kali file msi yang Anda download untuk memulai wizard penginstalan.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=e058e2&media=omedia:ss_openvpn_win_1.png

Bergantung pada pengaturan Anda, Anda mungkin akan mendapatkan peringatan tentang menjalankan file yang dapat dieksekusi. OpenVPN is OK untuk menginstal.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=1352a2&media=omedia:ss_openvpn_win_2.png

Lanjutkan melalui install wizard dengan mengklik Next .

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=4cabc6&media=omedia:ss_openvpn_win_3.png

Izinkan OpenVPN untuk menginstal di jalur default (disarankan) atau pilih lokasi di mana Anda ingin file instalasi berada.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=6ca70f&media=omedia:ss_openvpn_win_4.png

Anda dapat dengan aman mengabaikan peringatan Instalasi Perangkat Keras … antarmuka virtual akan dibuat melalui mana, terowongan VPN Anda akan terhubung. Klik tombol Continue Anyway .

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=79d24f&media=omedia:ss_openvpn_win_6.png

Biarkan penyihir melanjutkan sampai selesai. Di akhir pemasangan yang berhasil, Anda harus melihat dialog berikut:

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=0ca656&media=omedia:ss_openvpn_win_7.png

Silakan mulai OpenVPN dengan meninggalkan kotak centang OpenVPN Client Launch , atau mulai aplikasi dari menu Start Microsoft.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=e3656b&media=omedia:ss_openvpn_win_8.png

Di sebelah field Connection Profiles , klik ikon Plus (+). Pilih Import Profile dari Local File . Arahkan ke folder tempat Anda mendownload file konfigurasi OpenVPN dari halaman sertifikat pengguna ClearOS. Pilih file dan klik Import .

Jika Anda tidak menyimpan sertifikat, kunci pribadi dan CA ke folder yang sama, OpenVPN akan gagal menemukan semua kredensial yang diperlukan untuk mengkonfigurasi sendiri.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=38f2fc&media=omedia:ss_openvpn_win_9.png

Sekarang setelah Anda memiliki Profil Sambungan yang tersimpan untuk terhubung ke layanan OpenVPN di ClearOS, klik dua kali ikonnya. Anda akan diminta memberikan username dan password. Ini adalah nama pengguna dan kata sandi yang digunakan saat pengguna dibuat di sistem ClearOS (atau melalui konektor Active Directory pada domain Windows).

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=ac85e5&media=omedia:ss_openvpn_win_10.png

Dialog kemajuan akan ditampilkan, memberikan informasi mengenai status koneksi.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=949384&media=omedia:ss_openvpn_win_11.png

Jika semua berjalan sesuai rencana, Anda akan melihat dialog berikut yang memberikan informasi tentang koneksi Anda dan tautan untuk memutuskan sambungan saat Anda selesai menggunakan terowongan VPN.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=20d618&media=omedia:ss_openvpn_win_12.png

Ubuntu Linux

Keluar dari alat administrasi berbasis web sebagai root setelah pengaturan dasar dan konfigurasi pengguna sebagaimana diuraikan di atas telah tercapai.

Login sebagai akun pengguna warrior jalan yang memiliki akses ke jaringan via OpenVPN.

User Login

Di bawah Account Saya , pilih pada User Certificates .

User Certificates

Pilih Linux sebagai klien Anda dan klik tombol Download di utilitas unduhan File Konfigurasi OpenVPN.

Download Linux Config

Anda juga memerlukan file PKCS12 yang berisi sertifikat terkait. File PKCS12 akan meminta Anda untuk melindungi password paket saat pertama kali menggunakannya. Jangan lupa kata sandi ini … Klien Ubuntu Anda akan membutuhkannya untuk mengambil sertifikat nanti.

Anda sekarang sudah selesai dengan server / ClearOS. Di Pengelola Jaringan Ubuntu, klik kanan pada Network Manager, pilih Edit Connections , pilih tab VPN, dan klik Import .

Network Manager Pilih file konfigurasi yang anda simpan tadi.

Pastikan nama host server dapat diakses dari luar LAN Anda (misalnya, ini bukan domain lokal seperti network.lan).

Di bawah Authentication , pilih jenis “Password with Certificates”. Isi kolom username dan password dengan kredensial otentikasi pengguna.

Di bawah Sertifikat Pengguna , klik ikon file / folder dan pilih file PKCS12 yang juga Anda download dari server ClearOS. Masukkan kata sandi yang digunakan untuk mengotentikasi file.

Setup

Klik pada tombol Advanced dan pastikan Anda mengecek (enable) Use LZO Compression .

Klik Terapkan . Pengaturan VPN Anda sekarang harus dikonfigurasi. Ini adalah praktik yang baik untuk menguji koneksi Anda (jika mungkin) dengan klien masih berada di LAN . Dengan begitu, jika ada masalah, Anda memiliki seperangkat kemungkinan yang sempit untuk memecahkan masalah.

Klik pada link Network Manager dan pilih VPN Connections dan nama koneksi VPN yang dinamai dari konfigurasi ClearOS Anda.

Connect

Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda akan melihat sebuah kunci muncul di ikon Network Manager yang menandakan terowongan berhasil digunakan.

Mac OS X

Keluar dari alat administrasi berbasis web sebagai root setelah pengaturan dasar dan konfigurasi pengguna sebagaimana diuraikan di atas telah tercapai.

Login sebagai akun pengguna warrior jalan yang memiliki akses ke jaringan via OpenVPN.

User Login

Di bawah Account Saya , pilih pada User Certificates .

Download Klien OpenVPN untuk Mac selain sertifikat pengguna … Catat direktori / folder yang Anda simpan ke file ini.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=0b339b&media=omedia:ss_openvpn_osx_1.png

Download dan instal perangkat lunak klien OpenVPN untuk Mac OS X dari Google Code .

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=ce65b4&media=omedia:ss_openvpn_osx_2.png

Klik pada link Download Tunnelbrick .

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=99c94a&media=omedia:ss_openvpn_osx_3.png

Klik gambar Tunnelbrick terbaru .dmg untuk memulai unduhan.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=b9b76d&media=omedia:ss_openvpn_osx_4.png

Setelah mengklik dua kali file dmg yang Anda download, sebuah dialog akan terbuka menanyakan apakah Anda ingin melanjutkan.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=97f507&media=omedia:ss_openvpn_osx_5.png

Setelah aplikasi berhasil diinstal, Anda akan mendapatkan pop-up yang memberitahukannya kepada Anda. Baik peluncuran aplikasi atau cari aplikasi di folder Applications Anda menggunakan Finder dan klik pada aplikasi Tunnelbrick.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=ef8fb5&media=omedia:ss_openvpn_osx_6.png

Saat diminta mengajukan pertanyaan untuk file konfigurasi, pilih Saya memiliki file konfigurasi .

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=d5b0fe&media=omedia:ss_openvpn_osx_7.png

Kecuali Anda adalah pengguna tingkat lanjut, pada prompt dialog berikutnya, pilih Tunnelbrick VPN Configuration .

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=81e7eb&media=omedia:ss_openvpn_osx_8.png

Setelah langkah di atas, Tunnelbrick akan membuat folder untuk Anda, biasanya di desktop kami yang bernama “Empty Tunnelbrick Configuration” atau yang serupa. Ganti nama folder ini sehingga mudah dikenali. Tambahkan file konfigurasi dan sertifikat Anda ke folder ini yang Anda download dari pengelola sertifikat alat administrasi berbasis ClearOS.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=d08b78&media=omedia:ss_openvpn_osx_9.png

Setelah selesai dengan inline instructions, ganti nama folder dan tambahkan extension .tblk.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=59afbf&media=omedia:ss_openvpn_osx_10.png

Double klik pada arsip baru Anda untuk menginstal konfigurasi.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=b6adcc&media=omedia:ss_openvpn_osx_11.png

Pilih apakah Anda ingin semua pengguna mengakses sistem ke terowongan ini atau hanya pengguna Anda saat ini.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=17c99e&media=omedia:ss_openvpn_osx_12.png

Anda akan diberi tahu bahwa konfigurasi telah terinstal. Saatnya untuk menguji koneksi VPN.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=1621d0&media=omedia:ss_openvpn_osx_13.png

Di pojok kanan atas desktop Anda, Anda akan melihat ikon Tunnelbrick. Klik sekali dan pilih Connect XYZ di mana XYZ adalah nama konfigurasi OpenVPN Anda seperti yang ditetapkan saat Anda mengganti nama folder yang berisi konfigurasi dan sertifikat.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=6b56c0&media=omedia:ss_openvpn_osx_14.png

Anda akan melihat pesan status yang ditampilkan saat OpenVPN mencoba terhubung ke server VPN ClearOS.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=55fcf9&media=omedia:ss_openvpn_osx_15.png

Jika semua dikirim sesuai rencana, Anda akan diberi tahu bahwa telah dibuat sambungan. Perubahan ikon akan menunjukkan kapan Anda terhubung melalui terowongan dan bila tidak.

https://clearos.com/dokuwiki2/lib/exe/fetch.php?w=300&tok=942d78&media=omedia:ss_openvpn_osx_16.png

Situs ke Situs VPN Terowongan

OpenVPN menyediakan VPN yang aman dan tangguh untuk menghubungkan kedua pejuang jalanan maupun beberapa jaringan. Solusinya juga seputar realitas internet saat ini:

  • Dukungan asli di lingkungan NAT (network address translation)
  • Dukungan asli untuk alamat IP dinamis
  • Pemantauan koneksi yang kuat dan penyambungan otomatis

Dengan kata lain, OpenVPN dapat digunakan di banyak lingkungan di mana IPsec tidak akan bekerja (atau bekerja dengan andal).

Pada bagian di bawah ini, kita akan menggunakan istilah markas dan remote office . Ketahuilah bahwa ini hanyalah terminologi sederhana yang digunakan untuk panduan implementasi ini. Anda dapat membuat hub dan berbicara solusi VPN (banyak kantor jarak jauh yang terhubung ke kantor pusat tunggal) serta solusi VPN mesh (di mana setiap situs terhubung ke semua situs lainnya).

Memilih Node Markas Besar

Dalam contoh kita, kita telah memilih sistem di kantor utama untuk menjadi markas besar . Ada dua alasan untuk keputusan ini:

  • Kantor utama memiliki koneksi jaringan yang paling kuat
  • Sistem ClearOS terhubung langsung ke Internet

Poin kedua penting. Jika Anda menemukan diri Anda berada dalam situasi di mana sistem ClearOS berada di belakang router lain (terutama router berbasis NAT), ketahuilah bahwa Anda masih dapat membuat VPN jaringan ke jaringan.

Buat Kunci Rahasia

Login ke lingkungan shell command line dan jalankan perintah berikut untuk membuat kunci rahasia yang digunakan untuk memverifikasi endpoint VPN:

  openvpn --genkey --secret /etc/openvpn/static.key

Kunci ini harus disalin ke sistem ClearOS lain yang terlibat dalam koneksi OpenVPN.

Buat Konfigurasi Kantor Pusat

Sekarang kunci rahasia telah dibuat, sekarang saatnya untuk beralih ke file konfigurasi. Buat file di / etc / openvpn dengan ekstensi file .conf, misalnya /etc/openvpn/connect_to_remote.conf. Berikut adalah contoh konfigurasi:

  dev tun
 pelabuhan 1195
 ifconfig 10.8.222.40 10.8.222.41
 rute 192.168.11.0 255.255.255.0
 comp-lzo
 keepalive 10 60
 tetap-kunci
 persist-tun
 pengguna tidak ada
 tidak ada kelompok
 rahasia static.key
Kunci Komentar
Pelabuhan Port UDP untuk koneksi
ifconfig Alamat IP digunakan secara internal oleh OpenVPN
rute Ini adalah LAN dari remote office!

Anda bisa menggunakan file konfigurasi ini as-is tapi rutenya harus diubah! Harap tentukan jangkauan jaringan LAN yang digunakan oleh kantor remote .

Buat Remote Office Configuration

Konfigurasi kantor remote hampir identik. Buat konfigurasi dengan akhiran .conf di / etc / openvpn, misalnya /etc/openvpn/connect_to_headquarters.conf:

  dev tun
 pelabuhan 1195
 remote my-hq.poweredbyclear.com 1195
 ifconfig 10.8.222.41 10.8.222.40
 rute 192.168.22.0 255.255.255.0
 comp-lzo
 keepalive 10 60
 tetap-kunci
 persist-tun
 pengguna tidak ada
 tidak ada kelompok
 rahasia static.key

File konfigurasi hampir identik, tapi beberapa perubahan diperlukan:

  • Tentukan nama host atau IP dari sistem markas untuk parameter jarak jauh
  • Tukar IP yang ditentukan dalam parameter ifconfig
  • Ubah rute agar sesuai dengan jangkauan jaringan yang digunakan oleh kantor pusat

Perbarui Firewall

Hampir sampai. Di alat administrasi berbasis web, masuk ke Jaringan | Firewall | Incoming Firewall di menu Port UDP 1195 telah ditentukan dalam konfigurasi OpenVPN kami, jadi akses ke port ini diperlukan. Tambahkan aturan firewall ini:

  • UDP port 1195

Mulai / Restart OpenVPN

Sekarang saatnya untuk memulai perangkat lunak OpenVPN di kantor pusat dan kantor terpencil.

  layanan openvpn restart

Penyelesaian masalah

File log

File log / var / log / messages dan / var / log / secure dapat memberikan petunjuk saat troubleshooting.

Tidak dapat terhubung ke server

Buka halaman konfigurasi OpenVPN di alat administrasi berbasis web Service Statusdan pastikan layanan dimulai. Jika status mengatakan Berhenti , klik Start . Jika layanan gagal dimulai, Anda bisa mendapatkan lebih banyak informasi dari log. File log berikut mungkin berisi petunjuk:

  • / var / log / messages
  • / var / log / system
  • / var / log / secure

Isi file log tersedia untuk ditampilkan dan / atau didownload melalui alat administrasi berbasis web. Anda perlu menginstal (jika Anda belum melakukannya) aplikasi Log Viewer dari Marketplace.

Jika server juga gateway Anda ke Internet, navigasikan ke Incoming Firewall dan pastikan layanan OpenVPN adalah aturan firewall masuk yang diizinkan (port 1194).

Incoming Firewall

Lingkungan Multi-WAN

Di beberapa lingkungan multi-WAN (misalnya dua antarmuka eksternal yang dikonfigurasi), OpenVPN dapat gagal terhubung dari klien saat konfigurasi klien menggunakan UDP default. Cobalah memaksa penggunaan protokol TCP di klien, mengingat untuk membuka 1194 / TCP di firewall Anda.

300

Penyelesaian masalah

OpenVPN sangat verbose dalam penebangan dan log otentikasi dan kesalahannya akan didaftarkan ke file log / var / log / messages di sisi ClearOS. Di sisi klien itu akan mencatat apa yang terjadi di log rincian aplikasi klien. Log ini, sementara sangat teknis, sangat membantu dalam menentukan masalah dengan koneksi. Tim OpenVPN telah melakukan pekerjaan yang fantastis dalam menciptakan log yang tepat yang seringkali merupakan tempat terakhir yang Anda butuhkan untuk mencari tahu mengapa Anda tidak dapat terhubung.

DNS

Jika Anda mengalami masalah dengan DNS pada koneksi OpenVPN Anda, bisa jadi Anda menggunakan server DNS eksternal untuk menyelesaikan host internal atau internal yang tidak menyelesaikan host eksternal. Jika Anda menggunakan gerbang ClearOS untuk menyelesaikan DNS dari temboloknya, Anda dapat membagi resolusi domain eksternal dan internal menggunakan panduan ini .

(more…)

Management User pada ClearOs 7

Filed under: Coretan,Linux — bolpoint @ 2:47 am

Pengguna

Halaman pengelola pengguna memungkinkan Anda menambahkan, menghapus dan mengelola pengguna di sistem ClearOS.

Instalasi

Marketplace bergantung pada pengguna / grup, aplikasi ini terpasang secara otomatis saat Anda menginstal ClearOS.

Anda bisa menemukan fitur ini di sistem menu di lokasi berikut:

Sistem | Akun | Pengguna

Video tutorial

Konfigurasi

Ikhtisar Pengguna

Hal pertama yang akan Anda lihat di halaman pengelola pengguna adalah ringkasan pengguna yang ada. Ringkasan ini mencakup nama pengguna dan nama lengkap.

informasi pengguna

Saat menambahkan atau mengedit pengguna, Anda harus mengkonfigurasi bidang berikut:

  • Nama pengguna
  • Nama depan
  • nama keluarga
  • Kata sandi

Selain itu, Anda juga bisa:

  • Konfigurasikan bidang opsional seperti nomor telepon, alamat, judul, dan lainnya.
  • Pilih aplikasi yang diizinkan untuk pengguna.
  • Tentukan keanggotaan grup pada sistem.

Nama pengguna harus mengikuti konvensi ini:

  • Harus semua huruf kecil (mungkin aplikasi dan layanan pihak ke-3 memerlukan ini)
  • Bisa berisi huruf, angka, dan karakter khusus berikut: _ -. $

Kata sandi

Kata sandi ClearOS Anda harus mengikuti peraturan ini:

  • Harus dimulai dengan huruf atau angka
  • Tidak boleh berisi karakter berikut: | ; *

(more…)

November 29, 2017

15+ Fungsi Terkait Array Pada PHP Yang Perlu Anda Tahu

Filed under: Uncategorized — bolpoint @ 6:02 pm

Setelah sebelumnya kita bahas mengenai array pada PHP, pada kesempatan kali ini kita akan membahas khusus tentang fungsi terkait array yang sering digunakan.

Seperti kita ketahui, banyak sekali fungsi terkait array yang tentu saja tidak semuanya akan kita gunakan, oleh karena itu pada pembahasan ini kita hanya akan bahas beberapa diantaranya yang biasanya sering digunakan.

Penting diperhatikan

Semua penulisan array pada artikel ini menggunakan kurung siku [], dimana mulai tersedia pada PHP 5.4, sehingga jika sobat menggunakan PHP versi 5.3 dan sebelumnya, maka perlu mengubahnya menjadi array()

Fungsi Terkait Array Pada PHP

Fungsi Penting Terkait Array Pada PHP

1Menghitung jumlah array

Untuk menghitung banyaknya element pada array, gunakan fungsi count, misal:

<?php
$kendaraan = ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda', 'Truk', 'Bus'];
echo 'Ditemukan data sebanyak ' .  count($kendaraan) . ' data';
// Hasil: Ditemukan data sebanyak 5 data.

2Menggabungkan value pada array menjadi string

Untuk menggabungkan value dari array, gunakan fungsi join. Penggabungan ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misal untuk meng insert data ke database, contoh:

<?php
$kendaraan 	= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda'];
$sql 		= 'INSERT INTO kendaraan VALUES ("' . join('","', $kendaraan) . '")';
echo $sql;
// Hasil: INSERT INTO kendaraan VALUES ("Mobil","Motor","Sepeda")

Lebih lanjut tentang join: PHP: join – Manual

3Mengubah semua value pada array

Untuk mengubah semua value dari array, gunakan fungsi array_map, fungsi ini akan memanggil fungsi lain yang akan memanipulasi value dari array, fungsi yang dipanggil bisa fungsi bawaan PHP (built in function) atau fungsi buatan sendiri (user defined function)

Contoh: menghilangkan spasi diawal dan di akhir tiap tiap value dari array (menghilangkan leading dan trailingspace):

<?php
$kendaraan 	= ['Mobil ', ' Motor', ' Sepeda '];
$trimmed = array_map('trim', $kendaraan);
echo '<pre>'; print_r($kendaraan); print_r($trimmed);
/* Hasil:
Array
(
    [0] => Mobil 
    [1] =>  Motor
    [2] =>  Sepeda 
)
Array
(
    [0] => Mobil
    [1] => Motor
    [2] => Sepeda
)*/

Pada contoh diatas kita menggunakan built in function yaitu trim. Contoh lain adalah mengubah semua value menjadi huruf kapital:

<?php
function toUpper($array_value) {
	return strtoupper($array_value);
}
$kendaraan 	= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda'];
$upper 		= array_map('toUpper', $kendaraan);
echo '<pre>'; print_r($upper);
/* HASIL:
Array
(
    [0] => MOBIL 
    [1] => MOTOR
    [2] => SEPEDA 
)*/

Lebih lanjut tentang join: PHP: array_map – Manual

4Cek apakah array mengandung value tertentu

untuk mengecek apakah suatu array memiliki value tertentu, gunakan fungsi in_array, misal:

$kendaraan = ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda', 'Truk', 'Bus'];
if (in_array('Motor', $kendaraan))
{
	echo 'OK';
}

5Cek apakah array mengandung key tertentu

untuk mengecek apakah suatu array memiliki key tertentu, gunakan fungsi array_key_exists atau cukup key_exists, misal:

$mobil = ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
if (key_exists('type', $mobil))
{
	echo $mobil['type'];
}

6Mengambil semua key pada array

Untuk mengambil semua key dari suatu array, gunakan array_keys, hasilnya juga akan berbentuk indexed array, misal:

$mobil 	= ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
$keys 	= array_keys($mobil);
echo '<pre>'; print_r($keys);
/* Hasil:
Array
(
    [0] => merk
    [1] => type
    [2] => year
) */

7Mengambil semua value dari array

Untuk mengambil semua value dari array, gunakan array_values, biasanya digunakan pada associative array, hasilnya akan berbentuk array dengan index yang diurutkan ulang mulai dari nol, misal:

$mobil 	= ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
$values = array_values($mobil);
echo '<pre>'; print_r($values);
/* Hasil:
Array
(
    [0] => Toyota
    [1] => Vios
    [2] => 2016
)*/

8Mengurutkan value dari array

Untuk mengurutkan value dari array, maka dapat dilakukan dengan menggunakan asort dan arsortasortdigunakan untuk mengurutkan secara ascending, dari terkecil ke terbesar, contoh:

<?php
$kendaraan = ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda', 'Truk', 'Bus'];
asort($kendaraan);
echo '<pre>'; print_r($kendaraan);
/* HASIL:
Array
(
    [4] => Bus
    [0] => Mobil
    [1] => Motor
    [2] => Sepeda
    [3] => Truk
)*/

Sedangkan arsort digunakan untuk mengurutkan dari yang terbesar ke yang terkecil, untuk memudahkan menghafalnya, dapat dibuat singkatan: asort (array sort), arsort (array reverse sort)

Contoh lain jika ingin mengurutkan nilai:

<?php
$nilai 		= [90, 70, 85, 65];
asort($nilai);
echo '<pre>'; print_r($nilai);
/* Hasil
Array
(
    [3] => 65
    [1] => 70
    [2] => 85
    [0] => 90
)*/

9Mengurutkan key suatu array

Untuk mengurutkan key dari array, dapat menggunakan dua macam fungsi yaitu ksort dan krsort.

ksort digunakan untuk mengurutkan secara ascending (dari yang terkecil ke yang tersbesar), sedangkan krsort digunakan untuk mengurutkan dari yang terbesar ke yang terkecil (descending), contoh:

<?php
$mobil = ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
krsort($mobil);
echo '<pre>'; print_r($mobil);
/* HASIL
Array
(
    [year] => 2016
    [type] => Vios
    [merk] => Toyota
)*/

seperti pada mengurutkan value pada array, untuk memudahkan mengingat, maka dapat dibuat singkatan, yaitu ksort (key sort), sedangkan krsort (key reverse sort)

10Menggabungkan array pada PHP

Untuk menggabungkan array, dapat menggunakan dua cara yaitu menggunakan fungsi array_merge atau menggunakan operator plus (+), fungsi ini digunakan salah satunya ketika kita ingin menggabungkan dua array hasil query database.

Contoh penggabungan array:

<?php
$kendaraan 		= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda', 'Truk', 'Bus'];
$mobil 			= ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
$merge			= array_merge ($kendaraan, $mobil);
// atau $merge 	= $kendaraan + $mobil;
echo '<pre>'; print_r($merge);
/* HASIL:
Array
(
    [0] => Mobil
    [1] => Motor
    [2] => Sepeda
    [3] => Truk
    [4] => Bus
    [merk] => Toyota
    [type] => Vios
    [year] => 2016
)*/

Lebih lanjut tentang array_merge: PHP: array_merge – Manual

11Mencari index dari value tertentu

Kita dapat mencari key dari suatu value menggunakan fungsi array_search, contoh:

<?php
$kendaraan 	= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda', 'Truk', 'Bus'];
$mobil 		= ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
$key = array_search('Vios', $mobil); // type
$key = array_search('Sepeda', $kendaraan); // 2

Pencarian key ini biasanya digunakan untuk menghapus array berdasarkan value nya,  contoh:

<?php
$kendaraan 	= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda', 'Truk', 'Bus'];
$key = array_search('Sepeda', $kendaraan);
unset($kendaraan[$key]);

12Menghapus element pertama pada array

Sering ketika kita ingin menghapus element pertama dari array, kita tidak tahu key nya, misal array hasil query database, untuk menghapusnya gunakan fungsi array_shift contoh:

<?php
$mobil 	= ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
$key 	= array_shift($mobil);
echo '<pre>'; print_r($mobil);
/* Hasil:
Array
(
    [type] => Vios
    [year] => 2016
) */

13Menambah element pertama pada array

Untuk menambah element pertama dari array, gunakan fungsi array_unshiftCatatan: fungsi ini tidak bisa digunakan untuk menambahkan associative array, untuk itu, array_merge (nomor 10).

Contoh penggunaan array_unshift:

<?php
// Indexed Array
$kendaraan 		= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda'];
array_unshift ($kendaraan, 'Becak',  'Delman');
echo '<pre>'; print_r($kendaraan);
/* HASIL:
Array
(
    [0] => Becak
    [1] => Delman
    [2] => Mobil
    [3] => Motor
    [4] => Sepeda
)*/

// Associative array
$mobil 		= ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
array_unshift ($mobil, 'Sedan');
echo '<pre>'; print_r($mobil);
/* HASIL
Array
(
    [0] => Sedan
    [merk] => Toyota
    [type] => Vios
    [year] => 2016
)

14Menambah element terakhir pada array (push)

Untuk menambahkan element ke posisi terakhir pada array, gunakan fungsi array_pushPenting: fungsi ini tidakdapat digunakan untuk menambahkan associative array, untuk itu gunakan array_merge (nomor 10).

Contoh penggunaan array_push:

<?php
$kendaraan 	= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda'];
array_push ($kendaraan, 'Becak', 'Delman');
echo '<pre>'; print_r($kendaraan);
/* HASIL:
Array
(
    [0] => Mobil
    [1] => Motor
    [2] => Sepeda
    [3] => Becak
    [4] => Delman
)*/

$mobil = ['merk' => 'Toyota', 'type' => 'Vios', 'year' => 2016];
array_push ($mobil, 'Sedan');
echo '<pre>'; print_r($mobil);
/* HASIL
Array
(
    [merk] => Toyota
    [type] => Vios
    [year] => 2016
    [0] => Sedan
)
*/

15Menghapus element terakhir pada array

Untuk menghapus element terakhir dari array, gunakan fungsi array_pop, contoh:

<?php
$kendaraan 	= ['Mobil', 'Motor', 'Sepeda'];
$pop 		= array_pop ($kendaraan);
echo $pop; // Sepeda
echo '<pre>'; print_r($kendaraan);
/* HASIL:
Array
(
    [0] => Mobil
    [1] => Motor
)

Pada contoh diatas, variabel $pop menghasilkan value terakhir dari array, yaitu Sepeda, sedangkan variabel $kendaraan isinya tinggal array Mobil dan Motor. Hal ini juga berlaku untuk associative array.

16Membalik Urutan Array

Untuk membalik urutan array, gunakan array_reverse, fungsi ini bermanfaat salah satunya ketika ingin menampilkan judul artikel mulai dari yang terbaru, contoh:

<?php
$judul 		= ['Judul 3', 'Judul 2', 'Judul 1'];
$reverse	= array_reverse($judul);
echo '<pre>'; print_r($reverse);
/* HASIL:
Array
(
    [0] => Judul 1
    [1] => Judul 2
    [2] => Judul 3
)
*/

17Mencari Nilai Minimal dan Maksimal dari Suatu Array

Untuk mencari nilai maksimal value dari suatu array, gunakan fungsi max, sedangkan untuk mencari nilai minimal, gunakan min, contoh:

$nilai 	= [90, 70, 85, 65, 80];
$max 	= max($nilai);
$min 	= min($nilai);
echo $max; //90
echo $min; //65

Penutup

Terdapat banyak sekali fungsi untuk memanipulasi array pada PHP, fungsi-fungsi tersebut dapat kita hafal dengan sendirinya seiring dengan banyaknya kode yang kita tulis dan semakin kompleksnya aplikasi yang kita buat.

Namun demikian, dengan mengatahui beberapa fungsi diatas, setidaknya ketika menemui permasalahan yang sama (terkait array) kita bisa langsung tahu solusinya.

Demikian pembahasan mengenai fungsi terkait array pada PHP yang sering digunakan sehari hari, semoga bermanfaat.

Next Page »