BolPoint.wordpress.com

February 10, 2012

Bandwidth Management ClearOS

Filed under: Linux — bolpoint @ 5:35 pm

Setting dulu BM di COS melalui webconfig di
Gateway –> Bandwidth and QoS –> Bandwidth
Sebelumnya isi Downstream dan Upstream yang kita dapat dari ISP disini saya isi 1024 untuk download dan 256 untuk upload

Selanjutnya masuk ke menu Add Advanced Rule
Disini ada beberapa kolom yang harus kita isi
1. Nickname : silahkan isi sesuai keinginan kita
2. IP Address / IP Address Range : ada 2 pilihan
– Destination artinya IP tujuan/ke IP mana bandwidth itu masuk (IP di jaringan LAN)
– Source artinya IP sumber/dari IP mana bandwith itu masuk (IP public dari tiap2 domain).
3. Port : ada 2 pilihan juga
– Destination artinya port tujuan/ke port berapa bandwith itu masuk (untuk lihat port destiation bisa melalui Reports –> Network –> Network Traffic pilih eth1)
– SOurce artinya port sumber/dari port berapa bandwith itu masuk (misal http=80, https=443 dll)

4. Direction : ada 2 pilihan juga
– Download dan upload
Jika kita isi download maka di kolom port kita pilih source.
Jika kita isi upload maka di kolom port kita pilih destination.
5. Rate : rata2 pemakaian bandwidth
6. Ceiling : batas atas (maksimum pemakaian bandwidth)
7. Greed : prioritas untuk tiap2 rule yang kita buat.

Selanjutnya mari kita mulai isi satu persatu untuk masing2 port

1. Untuk browsing di port 80
Kita tahu bahwa jika proxy diset dengan transparent on maka untuk port 80 tidak bisa di bagi per IP. Akhirnya dari hasil try and error dapat diantisipasi dengan mengosongkan kolom IP Address / IP Address Range (khusus port 80 saja)
jadi lebih detailnya kita isi sebagai berikut :

Nickname : browser_down (sesuaikan)
IP Address / IP Address Range : kosongkan
Port : 80
Direction : Download
Rate : 64
Ceiling : 512
greed : low

Oke sebelum kita lanjut saya akan jelaskan dulu rule tersebut.
Dari rule ini terlihat bahwa bandwith kita bagi 2 yaitu 512Kb untuk port 80 dan sisanya 512Kb untuk port lainnya. Jika Bw kita lebih besar misalnya 2Mb akan lebih efektif lagi jadi bisa kita isi ceilingnya 1024 artinya 1Mb untuk port 80 dan 1Mb lagi untuk port yang lain.
Karena IP address kita kosongkan maka dari 512Kb tersebut dialokasikan untuk semua client, artinya jika hanya 1 client yang browsing maka client tersebut dapet full bandwidth 512Kb tapi jika semuanya browsing maka akan dibagi sesuai kebijakan rule tersebut.

2. Untuk membatasi upload dari tiap client
Nickname : browser_up (sesuaikan)
IP Address / IP Address Range : kosongkan
Port : [Destination] 80
Direction : Upload
Rate : 64
Ceiling : 128
greed : medium

Sebenarnya dengan 2 rule ini sudah cukup untuk menjalankan game online dan browsing secara bersamaan silahkan dicoba dulu sebelum ditambah dengan rule yang lainnya.
Dari hasil uji coba dengan pemakaian kedua rule tersebut terlihat bahwa untuk browsing akan terasa lambat jika ada client yang download atau streaming youtube tapi tidak mempengaruhi client yang bermain game karena beda port kecuali jika ada game online yang berjalan di port 80, kok jadi kebalik yach? yang ngelag malah browsingnya hehehehe, Disinilah pentingnya kita terapkan delay pool parameter (sudah dibahas di forum ini coba searching yach)

Tapi sedikit sharing, Squid yang saya gunakan seperti berikut :

acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl server 192.168.100.1
acl admin 192.168.100.10
acl client src 192.168.100.0/24
acl ekstensiblok url_regex -i \.swf \.wmv \.msi \.mpg \.mpeg \.wma \.wav \.3gp \.3gpp \.avi \.dat \.flv \.mkv \.mp4 \.mp3 \.mov \.rar \.zip \.7z \.iso \.pdf \.ace \.exe \.torrent \.aac \.ogg \.rm \.asf
acl streamregex url_regex -i watch\? get_video\?video_id videodownload\? videoplayback\? videoplay\? dailymotion video\.[a-z]\.fbcdn\.net

# delay_initial_bucket_level 50
delay_pools 3

delay_class 1 1
delay_parameters 1 -1/-1
delay_access 1 allow server
delay_access 1 allow admin
delay_access 1 deny all

delay_class 2 1
delay_parameters 2 24000/1024000
delay_access 2 allow streamregex client
delay_access 2 deny all

delay_class 3 1
delay_parameters 3 24000/512000
delay_access 3 allow ekstensiblok client
delay_access 3 deny all

Oke sampai disini dulu nantikan kelanjutan rule yang lainnya.
berikut screenshot bandwith monitor dan network traffic dengan mengaktifkan 2 rule diatas an disandingkan dengan delay pool.

Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 03 Desember 2011 02:00 )

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: